Di tengah badai kritik yang terus menghantam posisi Massimiliano Allegri, sebuah pembelaan tegas justru datang dari dalam ruang ganti AC Milan.
Gelandang andalan Rossoneri, Adrien Rabiot, angkat bicara dalam konferensi pers terbarunya untuk menepis anggapan bahwa sang pelatih adalah satu-satunya biang kerok dari rentetan hasil buruk yang menimpa tim belakangan ini.
Pemain asal Prancis itu juga memberikan pandangannya mengenai perburuan tiket Liga Champions, potensi perombakan skuad musim depan, serta membongkar isi pidato Gerry Cardinale dan Giorgio Furlani kepada para pemain.
Berikut adalah kutipan langsung dari pernyataan berani Adrien Rabiot yang pasang badan untuk staf kepelatihan.
Pembelaan untuk Allegri dan Fokus Liga Champions
“Dia (Allegri) memiliki visi sepak bola dan kami melakukannya dengan baik selama delapan bulan. Bukan berarti setelah satu setengah bulan yang tidak bagus, itu murni hanya kesalahan pelatih…”
“Dia bagus selama tujuh-delapan bulan dan sekarang dia jelek? Tidak seperti itu. Memang benar: bahkan hari ini kami bisa tampil lebih baik di level permainan sepak bolanya. Tapi ini bukan saatnya bagi kami memikirkan hal itu.”
“Kami harus meraih poin dan menang. Hari ini adalah sebuah pertarungan, dan hari Minggu nanti juga akan menjadi pertarungan. Mungkin akan ada sedikit permainan sepak bola (indah), tetapi yang terpenting bagi semua orang—kami, klub, dan para penggemar—adalah meraih poin untuk masuk ke Liga Champions.”
“Lalu mungkin tahun depan kita bisa berbicara, mengubah beberapa hal, mungkin juga di level pemain, tetapi untuk saat ini kamilah orang-orangnya. Bahkan mereka yang tidak akan berada di sini tahun depan telah menunjukkan profesionalisme dan menempatkan diri mereka untuk tim.”
Isi Pidato Cardinale dan Furlani
Ketika ditanya mengenai kehadiran bos besar RedBird di ruang ganti, Rabiot mengungkapkan bagaimana kehadiran manajemen memberikan ketenangan di tengah rumor keretakan internal klub.
“Furlani juga berbicara kepada kami di minggu ini. Hari ini Cardinale: dia memberi tahu kami bahwa dia sangat percaya pada kami dan apa yang telah kami lakukan selama delapan bulan ini benar-benar bagus, tetapi ada satu kepingan yang hilang dan kepingan itu bergantung pada kami.”
“Dia sangat tenang dan damai. Dan ini juga memberi kami kepercayaan diri. Melihat mereka semua ada di sana bersama kami untuk berbicara dan tetap fokus pada target, meskipun di luar sana ada hal-hal yang terjadi di antara mereka (manajemen).”
Sambil mengawal skuad Iblis Merah yang siap berperang demi tiket UCL, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Analisis Redaksi

Komentar dari Adrien Rabiot ini bagaikan siraman air dingin yang mendinginkan kepala semua pihak. Di saat publik sibuk mencari siapa yang harus disalahkan dan dipecat, ruang ganti ternyata masih menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada Massimiliano Allegri.
Pernyataan Rabiot sangat rasional. Mengabaikan performa solid selama delapan bulan hanya karena krisis satu setengah bulan terakhir adalah penilaian yang tidak seimbang. Prioritas saat ini bukanlah bermain cantik layaknya tiki-taka, melainkan menang “jelek” sekalipun demi mengamankan kualifikasi Liga Champions.
Hal yang paling menarik dari wawancara ini adalah bocoran halus mengenai bursa transfer musim panas nanti. Rabiot secara tidak langsung mengkonfirmasi bahwa akan ada beberapa pemain yang hengkang (“mereka yang tidak akan berada di sini tahun depan”). Ini memperkuat rumor bahwa revolusi skuad akan segera terjadi.
Selain itu, kehadiran Cardinale yang membawa ketenangan di ruang ganti membuktikan bahwa manajemen tahu persis kapan harus meredam ego dan bersatu demi target klub. Sekarang, bola sepenuhnya ada di kaki para pemain untuk menuntaskan misi tersebut di laga pamungkas!





