Sebuah pemandangan AC Milan yang benar-benar linglung dan kehilangan arah telah disaksikan oleh para penggemar Rossoneri selama dua bulan terakhir.
Iblis Merah kembali dikalahkan oleh Atalanta akhir pekan lalu, dan yang menjadi sorotan utama bukanlah sekadar kekalahannya, melainkan cara mereka kalah.
Tim ini terlihat sangat lembek, tanpa tulang punggung, dan bermain seolah-olah para pemain telah lama mencabut kabel semangat mereka dari atas lapangan.
Ini adalah sensasi yang terus menerus diberikan oleh formasi asuhan Massimiliano Allegri belakangan ini, sebuah naskah membosankan yang berulang setiap akhir pekan hingga membuat kualifikasi Liga Champions berada dalam bahaya serius.
Namun di tengah badai kritik tersebut, mantan pesepakbola Giuliano Giannichedda yang hadir sebagai tamu di program Maracanà di TMW Radio justru melontarkan pembelaan yang cukup kontroversial.
Berikut adalah kutipan langsung dari pernyataan Giannichedda yang membela masa depan Allegri di San Siro.
“Saya akan memberinya (Allegri) waktu satu tahun lagi.”
“Dengan materi yang dia miliki, dia sedang menjalani kejuaraan seperti yang seharusnya dia lakukan.”
“Melihat juga potensi ofensif yang dia miliki.”
“Tentu saja dia bisa melakukan hal yang lebih baik, tetapi cukup lihat saja para pemain yang dia miliki.”
“Jelas bahwa nilai-nilai (kualitas) pada akhirnya akan muncul, lalu pada momen kunci, Anda kehilangan pemain terpenting Anda.”
Realita Pahit Skuad Milan
Pembelaan dari Giannichedda ini kembali membuka diskusi mengenai akar permasalahan sebenarnya di Casa Milan musim ini:
- Keterbatasan Materi Pemain: Giannichedda menilai bahwa Allegri sebenarnya telah memaksimalkan materi pemain yang sangat terbatas kualitasnya.
- Krisis Lini Serang: Potensi ofensif Milan yang sangat tumpul dan tidak mumpuni menjadi alasan rasional mengapa tim ini kesulitan bersaing di papan atas.
- Ketergantungan Ekstrem: Kedalaman skuad yang buruk membuat Milan langsung runtuh ketika mereka harus kehilangan satu atau dua pemain pilar di momen-momen paling krusial.
Sambil terus memperdebatkan siapa yang paling bersalah atas hancurnya skuad musim ini, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Analisis Redaksi

Komentar dari Giuliano Giannichedda ini sejalan dengan opini sebelumnya dari Giuseppe Cruciani yang menyuarakan bahwa Massimiliano Allegri seringkali hanya dijadikan kambing hitam yang paling mudah.
Jika kita melihat ke dalam ruang ganti secara objektif, kualitas pemain yang didatangkan oleh manajemen pada bursa transfer memang sangat jauh dari kata memuaskan.
Tanpa adanya sosok penyerang tengah yang ganas dan kedalaman skuad yang mumpuni, pelatih sehebat apa pun akan kesulitan meracik strategi yang konsisten selama satu musim penuh.
Wacana untuk memberikan Allegri kesempatan satu tahun lagi mungkin akan membuat telinga sebagian besar Milanisti memanas, namun hal itu menjadi masuk akal jika manajemen bersedia merombak total skuad ini sesuai dengan kebutuhannya.
Pada akhirnya, masalah Milan saat ini bukan hanya soal siapa nahkodanya, melainkan tentang seberapa layak kapal ini untuk berlayar di tengah ganasnya badai kompetisi Serie A dan Eropa.





