AC Milan saat ini sedang berusaha mati-matian untuk mengamankan kualifikasi ke Liga Champions musim depan.
Skuad asuhan Massimiliano Allegri tersebut secara matematis hanya membutuhkan enam poin lagi dalam tiga pertandingan terakhir kompetisi Serie A.
Akan tetapi, lingkungan klub sekali lagi berada dalam gejolak yang sangat luar biasa.
Terdapat ketidaksabaran yang sangat besar terhadap sosok Gerry Cardinale dan Giorgio Furlani, di mana sebuah protes baru dari para penggemar terorganisir telah disiapkan pada hari Minggu malam di San Siro.
Membahas situasi pelik ini, jurnalis Francesco Bonfanti dari Netweek membeberkan informasi eksklusif terkait operasi bursa transfer yang sedang terhambat, khususnya mengenai bek Lazio, Mario Gila.
“Pasti fakta bahwa Milan tidak tahu apa masa depannya sedang memblokir operasi tertentu secara tak terhindarkan seperti operasi Mario Gila.”
“Dari apa yang saya tahu, ia adalah seorang pemain yang telah dikunci Milan sejak lama dan dengannya, terutama Tare, telah mencapai kesepakatan.”
“Ada dua masalah.”
“Apa yang harus diusulkan kepada Gila: satu hal adalah Milan di Liga Champions dan hal lain adalah Milan tanpa Liga Champions.”
“Dalam kasus itu akan ada tawaran-tawaran yang mungkin lebih disukai oleh sang pemain itu sendiri, meskipun sejauh yang ia ketahui tujuan Milan selalu sangat dihargai.”
Faktor Penghambat Transfer
Lebih lanjut, Bonfanti menguraikan dua kendala utama yang bisa membatalkan kesepakatan yang sudah dibangun oleh Igli Tare tersebut:
- Persoalan Claudio Lotito: Presiden Lazio tersebut bukanlah negosiator yang mudah, apalagi mengingat bahwa Lazio memiliki kewajiban untuk menyerahkan 50% dari hasil penjualan Gila kepada Real Madrid.
- Risiko Pembajakan: Lotito akan berusaha memaksimalkan keuntungan finansial sebanyak mungkin, sehingga jika ada klub lain yang datang dengan tawaran jauh lebih tinggi, Gila bisa saja berpaling.
Meski diadang oleh tembok negosiasi yang keras, Bonfanti tetap menaruh keyakinan pada daya tarik historis dari Iblis Merah.
“Dan kemudian ada masalah Lotito, karena meskipun Gila hanya memiliki satu tahun kontrak Lotito bukanlah pelanggan yang mudah untuk diajak bernegosiasi, dengan mempertimbangkan juga bahwa Lazio harus memberikan 50% dari hasil penjualannya kepada Real Madrid.”
“Lotito tidak ingin menjualnya dengan harga murah dan akan berusaha menarik tali keuntungan sebanyak mungkin.”
“Saya percaya bahwa Milan yakin dengan fakta untuk pergi ke Liga Champions.”
“Jika pada akhirnya harus seperti itu, saya percaya bahwa Gila sendiri, kecuali ada intervensi mendadak dengan proposal yang secara signifikan lebih besar, dapat memilih Milan.”
Sambil menanti realisasi kedatangan Mario Gila ke San Siro, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Analisis Redaksi
Kabar mengenai sudah terjalinnya kesepakatan antara Igli Tare dengan Mario Gila ini adalah sebuah kejutan positif di tengah carut-marutnya kondisi internal manajemen saat ini.
Langkah taktis direktur olahraga kita untuk mengunci bek berbakat tersebut jauh-jauh hari menunjukkan visi perencanaan skuad yang sebenarnya sangat baik.
Sayangnya, kerja keras tersebut kini terancam hangus begitu saja akibat ketidakstabilan performa tim di atas lapangan yang mempertaruhkan tiket menuju kompetisi elit Eropa.
Peringatan dari Francesco Bonfanti sangatlah jelas, di mana seorang pemain potensial tentu akan berpikir dua kali untuk bergabung dengan klub yang gagal tampil di panggung sebesar Liga Champions.
Situasi ini semakin diperparah dengan rencana protes besar-besaran dari para penggemar yang tentunya akan membuat iklim di San Siro menjadi sangat tidak kondusif bagi calon pemain baru.
