BeritaWawancara

Lupakan Sakitnya Degradasi ke Serie D, Davide Bartesaghi Kini Jadi Pilar Masa Depan AC Milan

×

Lupakan Sakitnya Degradasi ke Serie D, Davide Bartesaghi Kini Jadi Pilar Masa Depan AC Milan

Sebarkan artikel ini
Davide Bartesaghi
Davide Bartesaghi

Bek muda masa depan AC Milan, Davide Bartesaghi, baru-baru ini mencurahkan isi hatinya melalui saluran resmi klub dalam program bertajuk “On the road”.

Pemain jebolan akademi Rossoneri tersebut menceritakan perjalanan kariernya yang penuh dengan liku, mulai dari momen manis hingga titik terendah dalam dunia sepak bola.

Salah satu topik paling emosional yang dibahas adalah pengalaman pahitnya saat membela tim Milan Futuro yang terpaksa harus turun kasta pada musim lalu.

Ambisi Mengulang Final Youth League

Ketika ditanya mengenai satu pertandingan yang paling ingin ia mainkan kembali, Bartesaghi tanpa ragu menyebut laga final turnamen bergengsi Youth League.

Kegagalan di partai puncak tersebut rupanya masih menyisakan rasa penasaran yang mendalam bagi dirinya dan seluruh rekan setim yang telah berjuang keras.

“Saya pikir itu adalah final Youth League, karena tahun sebelumnya kami telah mencapai semifinal dan kami bekerja sangat keras, terutama bersama pelatih Abate yang sangat penting bagi karier saya,” kenang Bartesaghi.

“Ada terlalu banyak kerja keras di baliknya dan kami kehilangan gelar tersebut dengan cara yang sedikit ambigu,” sesalnya mengenai hasil akhir pertandingan tersebut.

Sambil memantau kabar terbaru tim kesayangan kita, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini, segera sikat promo menariknya dengan ๐Ÿ‘‰ Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!

Pelajaran Pahit Degradasi ke Serie D

Photo: www.acmilan.com

Selain kenangan di Youth League, proses pendewasaan Bartesaghi juga sangat dipengaruhi oleh masa-masa sulitnya bersama skuad Under 23 atau Milan Futuro.

Berikut adalah poin-poin refleksi sang pemain mengenai pengalaman kelam saat timnya harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke kompetisi Serie D:

  • Proyek Baru yang Sulit: Perjalanan bersama Milan Futuro merupakan kategori baru dengan proyek yang sangat menantang dan sama sekali tidak mudah bagi para pemain muda.
  • Titik Terendah Lawan SPAL: Kekalahan menyakitkan dari tim SPAL yang memastikan skuadnya terdegradasi ke Serie D benar-benar menghancurkan perasaannya pada malam itu.
  • Pelajaran Kedewasaan: Meskipun gagal secara klasemen dan sempat menyentuh titik terendah dalam karirnya, pengalaman traumatis tersebut diakuinya telah mengubah dirinya menjadi pribadi yang jauh lebih matang.

“Tidak, saya tidak pernah membayangkan akan berada di posisi saya sekarang, tetapi saya terus bekerja keras untuk mencapainya,” ungkap Bartesaghi mengenai posisinya saat ini di tim utama.

“Malam itu saya benar-benar hancur, saya tidak menyangka akan menyentuh titik terendah, tetapi itu sangat berguna dan menjadi pelajaran hidup yang indah,” pungkasnya dengan penuh kebijaksanaan.

Analisis Redaksi

Pengakuan jujur dari seorang pemain muda yang baru saja merasakan kerasnya persaingan di kancah sepak bola profesional ini sangatlah menyentuh hati dan patut diacungi jempol.

Kegagalan skuad Milan Futuro bertahan di kasta Serie C ternyata tidak sepenuhnya membawa dampak buruk jika dilihat dari kacamata pembentukan mental dan karakter petarung seorang pemain.

Kini tiba saatnya bagi Bartesaghi untuk membuktikan bahwa air mata dan kekecewaan di masa lalu telah menempanya menjadi karang pertahanan yang kokoh bagi skuad utama asuhan Massimiliano Allegri.

๐Ÿ”ด Daftar Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini โšซ

Terima kasih atas dukungan tulus Anda

Situs Beritamilan.com dikelola con sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu kami untuk mempertahankan situs ini via DANA:

0816598786

(Sertakan nama/inisial di catatan transfer untuk update ranking)

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Athena Rp 100.000
2. Seseorang Rp 98.261
3. Chris Yudha Rp 47.111
4. Ac Milan Siamo Noi Rp 28.266
5. Koming Bali Rp 18.600
FORZA MILAN SEMPRE!