Mantan penyerang AC Milan, Giampaolo Pazzini, turut memberikan analisis tajamnya terkait kekalahan mengecewakan dari Lazio dini hari tadi. Melalui acara televisi Pressing, ia secara khusus menyoroti tekanan mental skuad Rossoneri serta sikap buruk yang ditunjukkan oleh Rafael Leao.
Tekanan Wajib Menang
Peluang emas untuk kembali membuka persaingan gelar juara liga ternyata justru memberikan beban psikologis yang sangat berat bagi para pemain.
Skuad asuhan Massimiliano Allegri dinilai terlalu pasif dalam meladeni permainan lawan sehingga membiarkan kubu tuan rumah leluasa melancarkan serangan balik.
“Ketika sebuah tim diwajibkan untuk meraih kemenangan mutlak demi membuka kembali persaingan kejuaraan, maka tekanan yang dirasakan pasti akan jauh lebih besar. Hal tersebut sepertinya telah sangat memengaruhi performa AC Milan sehingga mereka membuang peluang emas dengan tampil buruk sejak babak pertama,” ungkap Giampaolo Pazzini.
Sikap Buruk Rafael Leao
Pazzini juga memberikan komentar khusus mengenai perselisihan panas yang terjadi antara Rafael Leao dan sang pelatih sesaat setelah momen pergantian pemain.
Ia meyakini bahwa Mister Allegri pasti akan memberikan teguran keras secara tertutup karena pelatih tersebut tidak ingin memperpanjang perdebatan di pinggir lapangan.
“Christian Pulisic memang terlihat sedang tidak dalam kondisi fisiknya yang terbaik, namun ia masih menunjukkan semangat juang yang jauh lebih hidup dibandingkan dengan Rafael Leao. Meskipun kekalahan dari Lazio ini merupakan murni kesalahan seluruh anggota tim, seorang pemain bintang sama sekali tidak seharusnya menunjukkan sikap seburuk itu di atas lapangan,” tegas mantan penyerang timnas Italia tersebut.
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans setia yang butuh penyemangat di hari Senin ini, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori adalah pilihan paling pas buat terus mendukung tim di saat sulit. Segera dapatkan koleksi ini dengan 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Analisis Redaksi
Kritik beruntun dari para mantan pemain legendaris ini adalah bukti nyata bahwa bahasa tubuh Rafael Leao sudah berada pada batas yang sangat mengkhawatirkan.
Pemain asal Portugal tersebut harus segera melakukan introspeksi diri secara mendalam agar tidak merusak keharmonisan ruang ganti tim pada sisa pertandingan musim ini.
Beritamilan.com dikelola secara independen dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.





