BeritaKonferensi Pers

AC Milan Dipermalukan Parma, Marco Landucci: “Bola Memang Tidak Mau Masuk!”

×

AC Milan Dipermalukan Parma, Marco Landucci: “Bola Memang Tidak Mau Masuk!”

Sebarkan artikel ini
Marco Landucci
Marco Landucci

Kejutan pahit mewarnai laga yang baru saja usai pada Senin dini hari tadi. AC Milan secara mengejutkan harus menelan kekalahan di kandang sendiri saat menjamu Parma. Tanpa kehadiran Massimiliano Allegri yang sedang menjalani skorsing, posisi pelatih kepala di pinggir lapangan diisi oleh sang asisten, Marco Landucci.

Seusai peluit panjang berbunyi, Landucci langsung melayani wawancara bersama Sky Sport 24 untuk memberikan klarifikasi terkait performa mengecewakan skuad Rossoneri malam ini.

Kekecewaan dan Bola yang “Enggan Masuk”

Ketika ditanya mengenai kondisi ruang ganti setelah kekalahan tersebut, Landucci tidak menutupi rasa frustrasinya. Ia mengakui bahwa Parma bermain sangat baik, namun ia juga mengeluhkan faktor keberuntungan yang tak berpihak pada Milan.

“Kami jelas tidak senang, Parma memainkan pertandingan yang luar biasa. Hari ini bola seperti tidak mau masuk ke dalam gawang. Kami merasa sangat kecewa karena kami menginginkan tiga poin… tetapi sekarang kami harus bangkit dan memulai kembali pada hari Selasa.”

– Marco Landucci

Target Realistis: Lepas Bayang-Bayang Inter

Kekalahan ini membuat jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen semakin sulit dikejar. Menanggapi anggapan bahwa Milan sempat bermimpi mengimbangi poin Inter, Landucci menegaskan bahwa hal tersebut hanyalah asumsi media.

“Tim ini merasa menyesal, dan kami berusaha menghibur mereka. Kami tidak boleh memikirkan tim lain, melainkan harus fokus pada perjalanan kami sendiri dan meraih poin sebanyak mungkin. Kami harus memikirkan target utama kami, yaitu kembali ke Liga Champions,” tegasnya.

Pembelaan Taktik dan “Malam yang Aneh”

Landucci juga membela pendekatan taktis tim yang terkesan lambat panas di babak pertama dan baru agresif di babak kedua. Menurutnya, pendekatan (attitude) tersebut telah memberikan banyak poin bagi Milan sejauh musim ini berjalan.

“Ketika Anda tidak mencetak gol dan tidak mendapat hasil, semua yang Anda lakukan akan terlihat salah,” belanya.

Ia juga menyinggung betapa sulitnya Serie A, di mana tim-tim kecil selalu bisa memberikan ancaman serius. Yang menarik, Landucci mengungkap sebuah fakta di balik layar yang menjelaskan mengapa Matteo Gabbia mendadak digantikan oleh Koni De Winter di Starting XI, serta menyinggung cedera horor Loftus-Cheek.

“Malam ini kami mencoba melakukan yang maksimal namun tidak berhasil. Hari ini Gabbia mengalami cedera saat pemanasan, begitu juga Loftus-Cheek (di tengah pertandingan): ini benar-benar malam yang agak aneh dan sial,” tutup Landucci.

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Analisis Redaksi

Wawancara Landucci merangkum segala kesialan Milan dini hari ini. Dimulai dari cederanya Gabbia saat pemanasan yang merusak rencana pertahanan awal, patahnya gigi Loftus-Cheek yang meruntuhkan keseimbangan lini tengah, hingga tumpulnya penyelesaian akhir dari duet Leao-Pulisic meski banyak menciptakan peluang.

Alasan “bola tidak mau masuk” memang sering terdengar klise bagi para penggemar yang menuntut kemenangan. Namun, secara psikologis, target yang diucapkan Landucci (hanya fokus ke Liga Champions) sepertinya adalah upaya untuk menurunkan tekanan mental yang menimpa para pemain.

Kekalahan dari tim papan bawah seperti Parma adalah tamparan keras. Skuad Allegri harus segera melakukan evaluasi total sebelum laga krusial berikutnya, karena tiket Liga Champions pun bisa terancam jika terus kehilangan poin konyol.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.