Berita

BEDA KASTA! Statistik Opta Buktikan Lini Depan Milan Jauh Lebih Mengerikan dari Parma

×

BEDA KASTA! Statistik Opta Buktikan Lini Depan Milan Jauh Lebih Mengerikan dari Parma

Sebarkan artikel ini
Skuad AC Milan
Skuad AC Milan

Menjelang duel lanjutan Serie A akhir pekan ini di San Siro, ada sebuah fakta statistik menarik yang menggambarkan betapa jomplangnya kekuatan lini serang antara AC Milan dan sang tamu, Parma.

Jika berkaca pada efektivitas penyelesaian akhir di depan gawang, skuad asuhan Massimiliano Allegri memiliki modal yang sangat menakutkan dibandingkan tim tamu.

Statistik Opta: Tingkat Konversi Gol (Persentase Realisasi)

Menurut data terbaru yang dirilis oleh lembaga statistik terkemuka, Opta, Rossoneri tampil sebagai salah satu tim paling klinis di Serie A musim ini. Persentase tembakan berbuah gol milik Milan nyaris menyamai pemuncak klasemen.

“AC Milan membanggakan tingkat konversi gol sebesar 12,6%: tertinggi kedua di kejuaraan ini, hanya tertinggal tipis 0,4% di belakang Inter Milan (13,0%).”

– Opta

Kondisi ini berbanding terbalik 180 derajat dengan lawan mereka. Parma saat ini berstatus sebagai juru kunci dalam daftar tingkat konversi gol di Serie A, dengan angka yang sangat memprihatinkan, yakni hanya 6,2%.

Masalah Kreativitas Parma: Angka xG yang Rendah

Tidak hanya tumpul dalam mengeksekusi peluang, Parma (Gialloblu) juga terbukti sangat kesulitan dalam menciptakan peluang berbahaya itu sendiri.

Masih dari laporan Opta, Parma tercatat hanya memiliki nilai Expected Goals (Harapan Gol atau xG) sebesar 23,1 sepanjang musim ini berjalan. Angka kreativitas serangan ini sangat buruk, hanya sedikit lebih baik dari Lecce (20,2) yang berada di dasar peringkat penciptaan peluang.

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Analisis Redaksi

Statistik di atas adalah kabar yang sangat menggembirakan bagi Milanisti. Di atas kertas, laga melawan Parma seharusnya menjadi ajang “latihan menembak” bagi lini depan Milan yang sedang menemukan kembali ketajamannya, terutama setelah Rafael Leao dan Christian Pulisic dinyatakan bugar.

Dengan tingkat konversi gol lawan yang hanya 6,2% dipadukan dengan xG yang rendah, lini pertahanan Milan yang dikawal Fikayo Tomori dkk seharusnya tidak perlu bekerja terlalu keras. Namun, sepak bola bukanlah sekadar angka. Kesombongan dan sikap meremehkan lawan adalah musuh terbesar. Milan wajib tampil menekan sejak menit pertama dan membunuh permainan secepat mungkin agar insiden kehilangan poin konyol tidak terulang kembali.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.