Massimiliano Allegri akhirnya angkat bicara mengenai hasil imbang 1-1 yang diraih AC Milan saat menjamu Como di San Siro. Berbicara kepada DAZN seusai pertandingan, sang pelatih menanggapi berbagai hal, mulai dari persaingan klasemen hingga insiden kartu merahnya di penghujung laga.
Klasemen dan Scudetto: Tetap Tenang!
Meski jarak dengan Inter kini melebar menjadi 7 poin, Allegri menolak untuk panik. Ia justru melihat sisi positif dari hasil imbang ini jika dibandingkan dengan para pesaing di bawah Milan.
“Kita harus selalu sangat tenang. Kami datang dari dua kemenangan tandang, malam ini menghadapi Como tidaklah mudah. Di babak pertama keseimbangan berkuasa. Dalam sepak bola, membuat kesalahan itu wajar (blunder Maignan), kami tertinggal dan tim memberikan reaksi yang bagus.”
“Pada saat skor 1-1, kami bisa saja memanfaatkan beberapa peluang dengan lebih baik, tetapi katakanlah kami telah mendapatkan satu poin atas Juventus, Napoli, dan Roma. Kita hanya perlu berpikir untuk kembali menang melawan Parma.”
– Massimiliano Allegri
Terkait peluang Scudetto, Allegri mengingatkan bahwa sepak bola itu indah karena selalu ada hal tak terduga. “Dalam satu minggu klasemen bisa terbalik. Yang harus kami lakukan adalah terus bekerja, meraih hasil,” tegasnya.
Pujian untuk Duo Jashari-Leao dan Kondisi Pavlovic
Allegri juga memuji proses gol penyama kedudukan Milan. Umpan lambung Ardon Jashari yang diselesaikan dengan indah oleh Rafael Leao merupakan hasil dari kejelian melihat celah di pertahanan Como yang mulai terbuka pada babak kedua.
“Rafa sangat bagus dalam mencetak gol, Jashari sangat bagus memberinya umpan indah yang penting itu. Ini hasil positif ke-24 berturut-turut, kita harus tetap tenang. Sementara itu Saelemaekers telah kembali, Pulisic sedang berkembang, Leao juga, Füllkrug masuk dengan sangat baik seperti biasa,” ulas Allegri.
Terkait kondisi bek tengah Strahinja Pavlovic yang ditarik keluar pada pergantian babak, Allegri memberikan kabar melegakan: “Untungnya dia baik-baik saja.”
Sindir Keras Permintaan Maaf Fabregas
Bagian paling panas dari wawancara ini tentu saja membahas insiden kartu merah Allegri di menit-menit akhir. Sang pelatih membela pemainnya, Alexis Saelemaekers, yang diganggu oleh Cesc Fabregas dari pinggir lapangan.
“Saya rasa ada pelanggaran, di mana saat itu Saelemaekers sedang melakukan serangan balik dan dia ditarik oleh seseorang dari bangku cadangan, saya rasa oleh Fabregas.”
“Dia minta maaf? Ya saya mengerti, tapi kalau begitu, lain kali jika ada yang berlari di sepanjang garis pinggir lapangan, saya akan meluncur (tekel) dan masuk juga! Saya ke sana untuk membela Saelemaekers.”
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.
Analisis Redaksi
Komentar Allegri menunjukkan kemampuannya sebagai perisai bagi tim. Alih-alih menyalahkan Maignan atas blundernya atau meratapi jarak 7 poin dari Inter, ia lebih memilih fokus pada rekor 24 laga tak terkalahkan dan poin krusial untuk menjauh dari kejaran Juventus dan Napoli.
Reaksi kerasnya terhadap Fabregas membuktikan bahwa Allegri sangat melindungi para pemainnya. Kini, fokus penuh harus segera dialihkan untuk laga akhir pekan melawan Parma di San Siro demi kembali ke jalur kemenangan.
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.




