Menjelang laga tunda melawan Como pada Kamis dini hari WIB, pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dipaksa melakukan perubahan di lini tengah. Absennya Adrien Rabiot akibat kartu merah mengubah skema permainan Rossoneri.
Setelah sukses mencetak dua gol dalam dua laga terakhir sebagai penyerang dadakan, Ruben Loftus-Cheek diprediksi akan ditarik mundur ke posisi aslinya. Harian La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa pemain Inggris itu akan kembali bertugas sebagai gelandang box-to-box.
“Tanpa Adrien Rabiot, yang didiskualifikasi untuk satu putaran setelah pengusiran di Pisa, kemungkinan besar Max Allegri tidak akan menyerah pada gelandang fisik yang bisa menusuk ke dalam.”
“Oleh karena itu, seharusnya ada penarikan mundur pemain Inggris itu ke lini tengah untuk melengkapi formasi bersama Luka Modric dan Samuele Ricci.”
– La Gazzetta dello Sport
Rekomendasi Jersey AC Milan
Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.
Situasi Pelik Adrien Rabiot
Rabiot harus absen melawan Como karena menerima dua kartu kuning saat melawan Pisa. Kartu merah tidak langsung tersebut menyisakan masalah lain bagi Milan: status diffida (terancam akumulasi) miliknya tidak hangus.
Artinya, Rabiot akan kembali bermain saat melawan Parma akhir pekan nanti dengan bayang-bayang sanksi. Jika ia menerima satu kartu kuning lagi di laga tersebut, ia dipastikan absen pada laga Derby della Madonnina melawan Inter Milan.
Prediksi Lini Tengah
Dengan kembalinya Loftus-Cheek ke tengah, komposisi lini tengah Milan diprediksi akan lebih seimbang secara fisik dan teknik. Berikut prediksi trio gelandang untuk laga melawan Como:
- Luka Modric: Pengatur serangan utama (Regista/Playmaker).
- Samuele Ricci: Penyeimbang dan pemutus serangan lawan.
- Ruben Loftus-Cheek: Gelandang fisik yang aktif membantu serangan (Mezzala).
Analisis Redaksi
Keputusan menarik mundur Loftus-Cheek adalah langkah logis. Melawan Como yang baru saja terluka, Milan membutuhkan dominasi fisik di lini tengah untuk memutus serangan balik lawan sejak dini.
Tantangan terbesar justru ada pada manajemen emosi Rabiot di laga selanjutnya (vs Parma). Allegri harus memastikan jenderal lapangan tengahnya itu bermain bersih agar bisa tampil di laga krusial melawan Inter.
Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan hidup silakan Klik di sini.





