Berita

FAKTA GILA! Milan Raja Penalti Sekaligus Korban Paling Sering di Serie A?

×

FAKTA GILA! Milan Raja Penalti Sekaligus Korban Paling Sering di Serie A?

Sebarkan artikel ini
Tim, Wasit
Tim, Wasit

Menjelang laga tandang melawan Pisa malam ini, situs resmi Lega Calcio merilis sederet statistik yang sangat menarik. Data tersebut menyoroti performa unik AC Milan sepanjang musim 2025/26 ini.

Salah satu sorotan utama adalah rekor pertemuan kedua tim di kandang Pisa yang sangat timpang. Dari 9 laga resmi di sana, Rossoneri menang 8 kali dan hanya sekali imbang tanpa gol pada musim 1983/84.

“Pisa dan Milan adalah tim Serie A 2025/26 dengan penalti terbanyak (6, sama seperti Como dan Genoa). Namun, Milan juga merupakan tim yang paling banyak dihukum penalti (7, sama seperti Napoli).”

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Statistik penalti ini menunjukkan anomali yang cukup unik bagi Diavolo Rosso. Di satu sisi lini serang mereka sangat berbahaya di kotak terlarang, namun lini pertahanan juga kerap melakukan kesalahan fatal.

Statistik Kunci Pisa vs Milan

Selain urusan penalti, ada beberapa data krusial yang bisa menjadi penentu hasil pertandingan nanti malam. Berikut rangkuman statistik dari Lega Serie A:

  • Milan Jago Tandang: Belum terkalahkan di laga away musim ini (terakhir kalah Mei 2025 vs Roma).
  • Raja Babak Kedua: Milan meraih +13 poin berkat gol-gol di babak kedua.
  • Kelemahan Pisa: Kebobolan terbanyak (11 gol) di 15 menit akhir babak pertama.
  • Tumpul di Kandang: Pisa baru mencetak 3 gol di kandang sendiri sepanjang musim ini.

Analisis Redaksi

Melihat data di atas, Milan seharusnya bisa mengunci kemenangan jika mampu memanfaatkan kelemahan Pisa di akhir babak pertama. Rossoneri terbukti menjadi tim yang sangat mematikan setelah turun minum, terutama di 15 menit awal babak kedua.

Sebaliknya, Pisa memiliki rekor kandang yang sangat buruk dengan produktivitas gol yang minim. Ini adalah kesempatan emas bagi Milan untuk memperbaiki selisih gol dan menjaga tren positif di laga tandang.

Namun, statistik penalti yang tinggi harus menjadi peringatan bagi para pemain bertahan Milan. Jangan sampai dominasi permainan rusak hanya karena kecerobohan melakukan pelanggaran di kotak terlarang sendiri.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan hidup silakan Klik di sini.