Berita

Potensi Besar, Konsistensi Nol? Saat Penentuan Loftus-Cheek di Milan

×

Potensi Besar, Konsistensi Nol? Saat Penentuan Loftus-Cheek di Milan

Sebarkan artikel ini
Ruben Loftus-Cheek
Ruben Loftus-Cheek

Kepercayaan yang diberikan Massimiliano Allegri kepada Ruben Loftus-Cheek merupakan sinyal penting, namun itu tidak bisa menjadi satu-satunya pegangan. Gelandang asal Inggris tersebut kini berada dalam fase krusial kariernya bersama AC Milan. Gol yang ia cetak ke gawang Bologna memang kembali menyorot namanya, tetapi satu momen positif belum cukup untuk menutupi periode panjang performa yang tidak stabil.

Bagi Milan yang menatap masa depan dengan target jelas, terutama zona Liga Champions, tuntutan terhadap Loftus-Cheek jauh lebih besar dari sekadar kilasan sesaat.

Kualitas Ada, Kontinuitas Masih Jadi Masalah

Dari sisi fisik dan teknis, Loftus-Cheek tetap memiliki semua atribut untuk menjadi gelandang dominan. Postur kuat, kemampuan membawa bola, akselerasi, serta naluri menyerang dari lini kedua menjadikannya, secara potensi, pemain yang bisa mengubah keseimbangan pertandingan.

Justru karena modal tersebut, standar penilaian terhadapnya menjadi lebih tinggi. Seorang pemain dengan kualitas seperti Loftus-Cheek tidak bisa bergantung pada momen sporadis, seperti yang terlihat saat melawan Bologna atau Lecce di awal musim.

Gol pada laga terakhir memang penting, tetapi itu hanyalah sebagian kecil dari kontribusi yang seharusnya ia berikan secara konsisten. Milan membutuhkan gelandang box-to-box yang selalu hadir dalam dua fase permainan, mampu menjaga intensitas, dan menjadi referensi tetap di lini tengah — bukan pemain yang hanya muncul sesekali.

Masa Depan: Kepercayaan Saja Tidak Cukup

Pembahasan mengenai masa depan Loftus-Cheek pun menjadi konsekuensi logis. Meski ada ketertarikan untuk melanjutkan kerja sama, performa sejauh ini belum memberikan landasan kuat untuk berbicara tentang perpanjangan kontrak.

  • Kepercayaan Allegri adalah modal awal, bukan jaminan
  • Milan membutuhkan konsistensi, bukan sekadar potensi
  • Kontribusi rutin lebih penting daripada satu gol penentu

Loftus-Cheek kini dituntut membuktikan bahwa ia layak menjadi bagian inti Milan karena performa nyata di lapangan, bukan karena reputasi atau kemampuan yang belum sepenuhnya terwujud. Waktu untuk toleransi semakin menipis.

Di klub sebesar Milan, kepercayaan harus dijaga dengan fakta. Dan fakta itu hanya bisa datang dari kontinuitas performa, pekan demi pekan.

BeritaMilan.com dikelola secara independen dan bergantung pada dukungan pembaca untuk biaya operasional serta perawatan website ini. Jika Anda ingin membantu menjaga keberlangsungan situs ini, silakan klik di sini.