Christopher Nkunku mungkin menghabiskan sebagian besar bursa transfer musim dingin dengan membaca rumor tentang masa depannya di AC Milan, namun penyerang asal Prancis itu memilih memberikan jawaban terbaiknya di atas lapangan.
Seperti ditulis La Gazzetta dello Sport, laga melawan Bologna memang tidak sepenuhnya sempurna bagi Nkunku. Ia melewatkan beberapa peluang emas yang, menurut pengakuannya sendiri, bisa saja berujung hat-trick. Bahkan ada momen unik ketika ia mengeluarkan balon merah alih-alih kuning saat selebrasi.
Rumor yang Mengiringi Bursa Transfer
Meski demikian, kesalahan-kesalahan tersebut tertutupi oleh penalti yang ia menangkan dan eksekusi dengan tenang. Performa itu menjadi sangat berarti mengingat Januari bukan bulan yang mudah baginya.
Nkunku bahkan belum sempat menikmati dua golnya ke gawang Verona di akhir 2025 ketika rumor transfer mulai bermunculan. Narasinya beragam, mulai dari “Milan ingin menjualnya”, “Fenerbahce menjadikannya target utama”, hingga spekulasi bahwa ia harus memberi ruang bagi kedatangan Jean-Philippe Mateta.
Pada akhirnya, semua isu tersebut berlalu. Nkunku bertahan, dan sejak awal ia memang tidak pernah menginginkan apa pun selain sukses bersama Milan.
Performa yang Terus Menanjak
Setelah melalui fase adaptasi yang cukup sulit, Nkunku mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Ia mungkin belum kembali ke level emasnya saat di Jerman, namun secara statistik—setidaknya di liga—ia sudah melampaui catatan golnya selama dua musim bersama Chelsea.
Pada 2026, tidak ada pemain Milan yang mencetak gol lebih banyak darinya. Ia telah mengoleksi tiga gol, sejajar dengan Adrien Rabiot. Dua di antaranya memang berasal dari titik penalti, namun kontribusinya jauh melampaui angka tersebut.
- Pencetak gol terbanyak Milan di 2026 (sementara)
- Lebih konsisten dan aktif dalam permainan
- Kepercayaan diri terlihat meningkat
Kilas Balik Laga Bologna
Di Dall’Ara, Nkunku kembali memperlihatkan kualitas yang sempat terlupakan: umpan jauh akurat kepada Loftus-Cheek di awal laga, dribel melewati kiper yang berujung penalti, serta aksi nutmeg yang viral di media sosial.
Ia kini lebih berani, lebih terlibat, dan lebih percaya diri—seolah ada sesuatu yang “klik” secara mental. Gol-gol penting ke gawang Verona dan Fiorentina menjadi sinyal awal, namun performa melawan Bologna memperkuat kesan tersebut.
Dukungan Ruang Ganti
Nkunku kini tahu bahwa ia akan bertahan di Milan setidaknya hingga musim depan. Jika ingin kembali menembus skuad Prancis untuk Piala Dunia, ia harus terus membuktikan diri sebagai pemain top Rossoneri, sepadan dengan investasi €37 juta plus bonus yang dikeluarkan klub.
Dukungan dari rekan setim pun terasa nyata. Saat Nkunku gagal memanfaatkan peluang sebelum gol pembuka Milan, Adrien Rabiot memilih berlari menghampirinya untuk memberi semangat—bukan langsung merayakan gol bersama pencetaknya.
Isyarat kecil itu mencerminkan kekompakan tim dan lingkungan positif yang kini membantu Nkunku berkembang.
BeritaMilan.com dikelola secara independen dan bergantung pada dukungan pembaca untuk biaya operasional serta perawatan website.
Jika Anda ingin membantu menjaga keberlangsungan situs ini, silakan
klik di sini.




