Sessione di mercato invernale AC Milan telah resmi ditutup tanpa ada perekrutan baru. Padahal, kebutuhan skuad dinilai cukup jelas: satu bek tengah tambahan dan satu pemain sayap kanan sebagai alternatif untuk Alexis Saelemaekers.
Pada akhirnya, tidak ada nama baru yang mendarat di Milanello. Kondisi ini membuat banyak pihak merasa bahwa Rossoneri telah melewatkan peluang berharga untuk memperkuat tim menuju paruh kedua musim.
Mercato Tanpa Gebrakan: Peluang yang Terbuang?
Menurut analisis yang beredar di media Italia, Max Allegri membutuhkan setidaknya dua pemain: satu di sektor pertahanan dan satu di sisi kanan. Kehadiran Niclas Fullkrug memang dianggap membantu, namun tidak cukup untuk mengubah wajah musim Milan.
Dengan hanya empat bek tengah untuk tiga posisi, risiko akan meningkat. Cedera kecil atau bahkan flu ringan dapat membuat struktur pertahanan goyah.
- Kebutuhan bek tengah tidak terpenuhi
- Alternatif untuk Saelemaekers tak kunjung datang
- Fullkrug berguna, tetapi bukan game-changer
Kasus Mateta: Proses Benar, Waktu Salah?

Kesunyian mercato seharusnya dapat berubah pada hari-hari terakhir lewat potensi kedatangan Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace. Milan melakukan semua pemeriksaan medis secara ketat—langkah yang benar jika benar ada masalah pada lutut sang pemain.
Namun kritik muncul karena proses pengecekan dianggap terlalu mepet dengan tenggat waktu. Riwayat cedera Mateta sudah terdengar sejak Desember di Inggris, sehingga Milan dinilai dapat bergerak lebih cepat.
- Verifikasi medis dilakukan terlalu dekat dengan deadline
- Masalah lutut Mateta sudah diberitakan sejak Desember
- Alternatif lain tidak disiapkan saat hasil Mateta meragukan
Hasilnya fatal: ketika Milan memutuskan mundur, waktu sudah habis untuk mengejar target baru.
Maignan: Satu-satunya Kabar Baik Januari

Sisi positif dari bulan Januari adalah perpanjangan kontrak Mike Maignan. Kesepakatan di angka lima juta euro plus bonus merupakan hasil dari kerja panjang antara manajemen dan sang pemain.
Pentingnya operasi ini sangat besar, bukan hanya secara teknis, tetapi juga dari sisi stabilitas ruang ganti.
Kekhawatiran Cedera: Leao dan Pulisic Tak Konsisten Fit
Meski Fullkrug sudah tiba, masalah utama Milan tetap sama: kondisi fisik para pemain inti di lini depan.
Christian Pulisic tak bisa tampil melawan Bologna, sementara Rafael Leao terus berjuang dengan pubalgia yang dialaminya dalam beberapa bulan terakhir.
- Pulisic cedera dan absen melawan Bologna
- Leao belum pulih total dari pubalgia
- Kedalaman skuad lini serang sangat terbatas
Harapan Terakhir: Allegri

Pada akhirnya, skuad Milan saat ini tidak jauh berbeda dari bulan September. Satu-satunya cara untuk tetap bersaing di papan atas adalah dengan mengandalkan kemampuan Massimiliano Allegri dalam memaksimalkan materi pemain yang ada.
Misi mempertahankan Milan di level tertinggi kini berada di tangan pelatih—dengan kondisi tim yang rapuh dan opsi yang menipis, tantangan ke depan tidak akan mudah.
BeritaMilan.com dikelola secara independen dan bergantung pada dukungan pembaca untuk biaya operasional serta perawatan website.
Jika Anda ingin membantu menjaga keberlangsungan situs ini, silakan
klik di sini.





