Proyek ambisius NBA untuk melebarkan sayap ke Eropa semakin nyata. Pemilik AC Milan, RedBird Capital, kini dihadapkan pada keputusan besar dengan tenggat waktu yang sangat mepet.
Menurut laporan Financial Times (via Gazzetta), NBA berencana meluncurkan liga di Eropa pada musim gugur 2027. Minggu ini, NBA mulai membagikan data keuangan eksklusif kepada para peminat, termasuk dana investasi dan klub sepak bola.
Deadline Maret & Biaya Gila-gilaan
Kabar paling mengejutkan adalah NBA meminta pihak yang berminat untuk mengajukan “penawaran awal tidak mengikat” (non-binding offers) paling lambat akhir Maret 2026. NBA sedang terburu-buru.
Gerry Cardinale (bos RedBird) dikenal sangat menyukai model bisnis olahraga AS. Namun, ada satu hambatan besar: Biaya Masuk (Entry Cost).
- Estimasi biaya untuk memiliki satu waralaba NBA Eropa berkisar antara €500 juta hingga €1 miliar.
- Sebagai perbandingan, RedBird membeli klub sepak bola AC Milan seharga €1,2 miliar pada tahun 2022.
Apakah logis mengeluarkan uang sebanyak itu “hanya” untuk tim basket baru?
Inter Juga Ikut?
Menariknya, Oaktree Capital (pemilik Inter Milan) juga diberi akses ke ruang data keuangan NBA. Artinya, Inter juga sedang mengevaluasi proyek ini.
Meski begitu, minat RedBird/Milan dinilai lebih tinggi dibanding Oaktree/Inter. Kota Milan sendiri masuk dalam daftar prioritas NBA bersama London, Paris, Berlin, dan Madrid untuk mengisi slot 12 tim permanen.
Skenarionya bisa bermacam-macam: AC Milan membuat tim basket sendiri, bekerja sama dengan Olimpia Milano (Giorgio Armani), atau bahkan kolaborasi tak terduga dengan Inter. Yang jelas, Cardinale harus memutar otak sebelum Maret berakhir.
Milan Jual Jimenez €22 Juta, tapi Cuma Kantongi €11 Juta, Kok Bisa? Baca analisisnya sambil ngopi, traktir mimin kopinya di sini.





