Menentukan masa depan Ruben Loftus-Cheek menjadi salah satu keputusan tersulit yang harus diambil manajemen AC Milan saat ini. Situasinya tidak sesederhana “perpanjang atau jual”, melainkan pertaruhan finansial yang cukup berisiko.
Saat datang di era Stefano Pioli, Loftus-Cheek adalah bintang yang menjanjikan dan mencatat salah satu musim terbaik dalam kariernya. Namun, situasi telah berubah drastis di bawah asuhan Massimiliano Allegri.
Faktor Usia dan Gaji
Sebagaimana diulas oleh MilanNews, gelandang asal Inggris ini akan memasuki usia 30 tahun dalam beberapa hari ke depan. Ia bukan lagi pemain dengan label “potensial”, melainkan veteran yang mendekati fase akhir karier.
- Peran vs Gaji: Sebagai pemain pelapis (squad player), RLC adalah opsi mewah karena versatilitasnya. Namun, gaji bersih €4 juta per musim mulai terlihat sebagai beban, meskipun Milan terbantu oleh pemotongan pajak Growth Decree.
- Pertanyaan Besar: Apakah Ruben Loftus-Cheek versi saat ini—yang jarang menjadi starter—masih layak digaji setinggi itu?
Kontrak Tinggal 18 Bulan
Waktu terus berjalan. Jika tidak ada perubahan, kontraknya akan habis dalam 18 bulan (Juni 2027) dan ia bisa pergi secara gratis.
Menurut laporan Fabrizio Romano, pembicaraan pembaruan kontrak sebenarnya sudah dimulai. Namun, laporan tersebut mengisyaratkan bahwa sang pemain tidak berminat untuk menurunkan gajinya.
“Banyak pertanyaan yang harus diajukan, dan Igli Tare harus bekerja sama dengan Allegri untuk memutuskan apakah dia sepadan dengan uang yang dia peroleh.”
Dengan adanya minat dari klub Liga Inggris (seperti rumor Manchester United baru-baru ini), Igli Tare mungkin harus segera mengambil keputusan tegas: Pertahankan dengan biaya tinggi, atau jual sekarang selagi masih ada harganya?
Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.





