Kemenangan 1-0 AC Milan atas Lecce semalam bukan hanya panggung bagi Niclas Füllkrug, tetapi juga pembuktian bagi gelandang muda, Ardon Jashari. Dipercaya tampil sejak menit awal untuk mengistirahatkan Luka Modric, pemain Swiss ini tampil solid mengawal lini tengah.
Berbicara kepada DAZN usai laga, Jashari membahas tentang posisi terbaiknya di lapangan dan hubungannya dengan sang mentor, Luka Modric.
Posisi Terbaik: Nomor 6 atau 8?
Jashari dimainkan sebagai gelandang bertahan (Nomor 6) dalam formasi Allegri, peran yang biasanya dipegang Modric atau Fofana. Namun, ia menegaskan fleksibilitasnya.
- Instruksi Pelatih: “Hari ini saya bermain sebagai nomor 6, tapi saya juga pernah bermain sebagai 8 (box-to-box) dalam karier saya. Yang terpenting adalah apa yang diinginkan pelatih dari saya.”
- Adaptasi: “Saya mencoba memahami sebaik mungkin apa yang dia inginkan… Saya pikir mereka melihat hari ini bahwa saya bahkan bisa maju lebih jauh ke depan.”
Hadiah Bermain dengan Modric
Jashari tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap Luka Modric. Baginya, berlatih dan bermain bersama pemenang Ballon d’Or itu adalah sebuah keistimewaan.
“Merupakan sebuah hadiah bagi saya untuk bermain dengan pemain seperti itu (Modric). Ini fantastis, bukan hanya bagi saya tetapi bagi seluruh tim… Dia orang yang fantastis; kita bahkan tidak perlu membicarakannya di level sepak bola.”
Dengan performa matang seperti semalam, Jashari membuktikan bahwa Milan memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk mengarungi paruh kedua musim yang padat.
Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.





