Berita

DATA & FAKTA: Dominasi ‘Ungu’ yang Sia-sia, Milan Punya xG Tinggi Tapi Tumpul

×

DATA & FAKTA: Dominasi ‘Ungu’ yang Sia-sia, Milan Punya xG Tinggi Tapi Tumpul

Sebarkan artikel ini
AC Milan, Fiorentina, Serie A,
AC Milan, Fiorentina, Serie A,

Hasil imbang 1-1 melawan Fiorentina mungkin terasa mengecewakan bagi ambisi Scudetto AC Milan, namun jika membedah statistik pertandingan, Rossoneri sebenarnya beruntung bisa pulang dengan satu poin. Di sisi lain, ada rekor bersejarah yang berhasil disamai.

Berikut adalah ulasan statistik dan fakta menarik dari laga di Artemio Franchi semalam, mulai dari dominasi tuan rumah hingga efisiensi Christopher Nkunku.

Paradoks Statistik: Dominasi vs xG

Secara kasat mata dan data statistik umum, Fiorentina (“Hujan Ungu”) mendominasi permainan. Mereka unggul dalam penguasaan bola, total tembakan, tembakan tepat sasaran, hingga jumlah sepak pojok.

  • Anomali Expected Goals (xG): Meski didominasi, Milan justru unggul dalam kualitas peluang (xG) sebesar 1,80. Angka ini hampir seluruhnya berasal dari tiga peluang emas Christian Pulisic yang gagal dikonversi menjadi gol. Milan punya peluang lebih matang, tapi finishing menjadi masalah.

Susah Dikalahkan: Jejak Era Ancelotti

Satu poin dari Florence menjaga rekor impresif skuad asuhan Massimiliano Allegri musim ini. Mentalitas “menolak kalah” tim ini patut diacungi jempol.

  • Rekor 18 Laga: Milan kini tak terkalahkan dalam 18 pertandingan liga berturut-turut (11 menang, 7 seri). Terakhir kali Milan memiliki tren lebih baik adalah pada periode Januari-Mei 2004 di bawah asuhan Carlo Ancelotti (19 laga).
  • Hanya 1 Kekalahan: Ini baru keempat kalinya di era tiga poin (sejak 1994) Milan hanya menderita satu kekalahan setelah 19 laga. Tiga musim sebelumnya adalah 1995/96, 2003/04 (Scudetto), dan 2004/05.
  • Raja Menit Akhir: Gol Nkunku menegaskan status Milan sebagai tim yang paling banyak mendulang poin (4 poin) lewat gol di 5 menit terakhir pertandingan musim ini.

Christopher Nkunku: Lebih Tajam dari Chelsea

Kabar terbaik malam itu adalah kembalinya ketajaman Christopher Nkunku. Pemain Prancis itu mulai menemukan ritme terbaiknya di Italia.

“Nkunku telah terlibat dalam 5 gol dalam 13 pertandingan Serie A (3 gol + 2 assist). Jumlah ini sudah menyamai total kontribusi golnya dalam 27 pertandingan liga bersama Chelsea sepanjang musim lalu.”

Dengan 3 gol dalam 2 pertandingan terakhir yang dimainkannya (termasuk brace vs Verona), Nkunku membuktikan bahwa ia adalah senjata mematikan saat fit, bahkan ketika masuk sebagai pemain pengganti.

Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.