Sepak bola terkadang bisa menjadi permainan yang kejam. Satu momen kegagalan bisa menghapus kerja keras selama 90 menit. Itulah yang dirasakan gelandang AC Milan, Youssouf Fofana, saat laga melawan Genoa.
Pemain Prancis itu melewatkan peluang emas di depan gawang yang terbuka lebar, sebuah momen yang jelas memukul mentalnya hingga Massimiliano Allegri memutuskan untuk menggantinya saat jeda babak. Namun, di tengah sorotan tajam dan kritik, skuad Milan justru menunjukkan kelasnya sebagai sebuah keluarga.
Ruang Ganti yang Melindungi
Laporan dari MilanPress menyoroti bahwa alih-alih menyalahkan, ruang ganti Milan justru bersatu untuk mengangkat moral Fofana.
- Kesaksian Füllkrug: Niclas Füllkrug menggambarkan ruang ganti Milan saat ini “sangat spesial” karena kedekatan antar pemain. Kesalahan Fofana justru menjadi momen yang mempererat ikatan tersebut, di mana semua pemain merasa bertanggung jawab untuk membantu rekan yang sedang jatuh.
Gestur Leao dan Pulisic
Dukungan nyata terlihat jelas di lapangan dan media sosial. Para bintang Milan tidak membiarkan Fofana sendirian.
- Dedikasi Rafael Leao: Winger Portugal itu melakukan selebrasi gol penyeimbangnya dengan mendedikasikannya untuk Fofana. Tak hanya itu, Leao juga mengunggah pesan dukungan di media sosialnya siang ini, menegaskan bahwa mereka menang dan kalah bersama.
- Dukungan Pulisic: Di lapangan, Christian Pulisic terlihat beberapa kali menyemangati dan membantu Fofana sepanjang babak pertama saat sang gelandang terlihat kesulitan mental pasca-blunder.
Fofana mungkin melakukan kesalahan fatal, tetapi reaksi rekan-rekannya membuktikan bahwa Milan asuhan Allegri bukan sekadar kumpulan individu, melainkan satu unit yang solid. Ujian ini diyakini akan membuat mentalitas tim semakin kuat menjelang laga berat melawan Fiorentina.
Suka dengan tulisan admin? Yuk, belikan mimin secangkir kopi dengan cara Klik Disini.




