Kemenangan 1-0 AC Milan atas Cagliari bukan hanya tentang gol Rafael Leao, tetapi juga tentang ketangguhan lini belakang yang kembali mencatatkan clean sheet. Salah satu sosok yang tampil menonjol adalah Koni De Winter, bek muda yang sempat menerima kritik di awal musim.
Setelah mendapatkan rating solid 6,5/10 berkat beberapa aksi bertahan krusial, bek asal Belgia tersebut berbicara kepada media dengan nada optimis. Ia percaya bahwa performa terbaiknya baru saja akan dimulai.
Menanti “De Winter yang Sebenarnya”
De Winter menyadari bahwa ia belum tampil konsisten sepanjang musim ini. Namun, ia menegaskan bahwa menit bermain reguler adalah kunci untuk membuka potensi aslinya.
- Faktor Kepercayaan Diri: “Dengan konsistensi dan kepercayaan diri, De Winter yang sebenarnya akan muncul. Saya akan mencoba memberikan yang terbaik seperti biasa.”
- Proses Adaptasi: “Dengan pertandingan yang dimainkan, Anda akan maju dan meningkat. Inilah yang saya, dan kami sebagai tim, lakukan.”
Rahasia Soliditas Allegri
Milan sempat tertekan di babak pertama, namun berhasil membalikkan keadaan dan mengontrol laga di babak kedua. Menurut De Winter, ini adalah buah dari latihan intensif di bawah asuhan Massimiliano Allegri.
“Pelatih sangat fokus pada hal ini (pertahanan), dan kami mengerjakannya setiap hari untuk tetap terorganisir dan bertahan sebagai tim. Kami selalu berkembang, dan saya pikir itu terlihat.”
Tantangan De Winter selanjutnya adalah mempertahankan tempatnya di Starting XI. Dengan kembalinya Matteo Gabbia dan Strahinja Pavlovic yang segera pulih, persaingan di lini belakang jelang laga melawan Genoa akan semakin ketat. Namun, performa di Sardinia membuktikan bahwa De Winter siap bertarung.
Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.




