BeritaKonferensi Pers

Allegri Bongkar Kalimat Kasar yang Bikin Dia Dikartu Merah Lawan Lazio

×

Allegri Bongkar Kalimat Kasar yang Bikin Dia Dikartu Merah Lawan Lazio

Sebarkan artikel ini
Allegri Red Card
Allegri

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, akhirnya buka suara mengenai insiden kartu merah yang diterimanya saat kemenangan dramatis atas Lazio. Rossoneri sukses mengamankan tiga poin krusial dan memuncaki klasemen sementara berkat gol tunggal Rafael Leao.

Laga di San Siro diwarnai ketegangan di menit akhir ketika VAR meninjau potensi penalti akibat handball Strahinja Pavlovic. Di tengah kekacauan tersebut, Allegri diusir keluar lapangan sebelum wasit memutuskan bahwa pelanggaran justru dilakukan oleh pemain Lazio.

Alasan Konyol di Balik Kartu Merah

Dalam wawancara dengan Sky usai laga, Allegri mengungkapkan kalimat sebenarnya yang ia lontarkan kepada wasit Giuseppe Collu. Ternyata, ia hanya mengeluh soal nasib buruk setiap kali dipimpin oleh pengadil tersebut, merujuk pada memori buruk laga kontra Cremonese.

“Saya hanya bilang padanya, ‘Sial, setiap kali kamu di sini, selalu saja terjadi hal buruk’. Karena dia wasit melawan Cremonese (tertawa). Saya sama sekali tidak menyinggung perasaannya.”

Transformasi Leao dan Peran Rabiot

Selain insiden wasit, Allegri juga memuji kemampuan adaptasi Rafael Leao yang bermain lebih ke tengah layaknya pemain nomor 9. Ia mengingatkan bahwa posisi tersebut bukanlah hal baru bagi bintang Portugal itu karena pernah ia mainkan di klub lamanya.

“Di Lille, dia penyerang tengah. Malam ini dia punya sundulan yang indah. Saat bola melebar, dia menyerang gawang dan punya kesempatan untuk bergerak bebas.”

Sang pelatih juga memberikan kredit khusus kepada Adrien Rabiot yang dinilainya semakin matang. Allegri menyebut gelandang Prancis itu jauh lebih baik dibandingkan saat mereka bekerja sama di Juventus.

“Adrien, bahkan dibandingkan tahun terakhirnya di Juve, telah berkembang pesat. Dia punya kekuatan fisik yang signifikan dan pemain yang bisa bekerja sama dalam tim. Jika Anda ingin bersaing untuk posisi puncak, Anda butuh pemain yang bisa bekerja sama dalam tim.”

Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.