Upaya AC Milan untuk memperkuat lini pertahanan sebelum bursa transfer ditutup kini mengerucut ke satu nama utama. Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, bek tengah Manchester City, Manuel Akanji, telah menjadi target prioritas Rossoneri.
Langkah ini diambil setelah evaluasi pasca-kekalahan dari Cremonese, yang menyoroti adanya kelemahan di lini belakang tim.
Biaya Transfer Lancar, Gaji Jadi Kendala
Romano melaporkan bahwa negosiasi antara Milan dan Manchester City mengenai biaya transfer berjalan lancar dan ‘tidak ada masalah’. Harga akhir diperkirakan akan berada di kisaran €15-17 juta, setelah Milan berpotensi mendapatkan sedikit diskon dari harga awal £15 juta.
Namun, kendala terbesar dalam operasi ini adalah gaji Akanji, yang dinilai sangat tinggi menurut struktur gaji I Rossoneri.
Menanti Keputusan Sang Pemain
Meskipun pemain berusia 30 tahun itu dilaporkan terbuka untuk pindah ke San Siro, kesepakatan ini kini sepenuhnya bergantung pada kesediaannya untuk menerima pemotongan gaji yang cukup besar. Sebagai contoh positif, rekrutan baru Christopher Nkunku sebelumnya telah setuju untuk menurunkan gajinya secara signifikan agar bisa bergabung dengan Milan.
Jakub Kiwior Disiapkan sebagai Rencana B
Sebagai langkah antisipasi jika kesepakatan Akanji gagal, Romano menyimpulkan bahwa Il Diavolo Rosso juga memantau situasi bek Arsenal, Jakub Kiwior, sebagai alternatif. Kepindahan Kiwior ke FC Porto yang belum juga rampung membuka peluang bagi Milan untuk masuk di menit-menit akhir. Beberapa jam ke depan akan menjadi krusial.
Dilema transfer Akanji ini menyoroti prinsip fundamental dalam manajemen klub modern. Seperti yang pernah ditekankan oleh mantan Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness: “Kami tidak akan pernah membayar gaji yang gila hanya untuk memenangkan Liga Champions. Klub harus sehat secara finansial.”
Milan kini harus menyeimbangkan antara kebutuhan akan pemain berpengalaman dan kesehatan neraca keuangan mereka.
Terus ikuti perkembangan dan berita AC Milan terbaru hanya di Beritamilan.com.