Cedera parah yang menimpa Ardon Jashari langsung memberikan efek domino pada rencana transfer AC Milan. Laporan terbaru dari Daniele Longo pada Kamis sore menyebutkan bahwa klub kini telah memblokir untuk sementara waktu pintu keluar bagi gelandang Yunus Musah.
Keputusan ini merupakan sebuah putar balik yang dramatis, mengingat laporan Gazzetta dello Sport pada pagi harinya mengklaim sang pemain akan segera meninggalkan klub.
Reaksi Cepat Atas Krisis Lini Tengah
Keputusan mendadak ini diambil setelah Ardon Jashari dipastikan mengalami fraktur fibula dan harus absen sekitar tiga bulan. Kehilangan satu rekrutan baru di lini tengah membuat skuad I Rossoneri mendadak terlihat kekurangan personel, sehingga rencana untuk melepas Musah pun langsung ditunda seketika.

Keputusan ‘Aneh’ di Posisi Berbeda
Meskipun demikian, keputusan untuk mempertahankan Musah terasa sedikit ‘aneh’ dan darurat. Pasalnya, dalam prediksi formasi melawan Lecce, Musah justru diproyeksikan untuk bermain sebagai bek sayap kanan, bukan sebagai gelandang tengah untuk menggantikan peran Jashari secara langsung. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan ini lebih bersifat untuk menjaga kedalaman skuad secara umum ketimbang solusi taktis spesifik.
Menolak Tawaran €25 Juta?
Langkah untuk mempertahankan Musah juga memiliki implikasi finansial yang signifikan bagi Il Diavolo Rosso. Dengan membatalkan penjualannya, klub kini berpotensi menolak tawaran yang kabarnya berada di angka €25 juta. Keputusan ini bisa dibilang bersifat jangka pendek untuk menambal skuad, dengan mungkin mengorbankan potensi keuntungan finansial yang besar.
Kisah Yunus Musah ini adalah contoh sempurna dari apa yang pernah ditulis oleh penyair Skotlandia, Robert Burns: “Rencana terbaik dari tikus dan manusia seringkali berantakan.” Satu insiden tak terduga di sesi latihan (cedera Jashari) dalam sekejap mampu mengubah seluruh strategi transfer klub, membuktikan betapa dinamis dan tak terdugasnya dunia sepak bola.
Terus ikuti perkembangan dan berita AC Milan terbaru hanya di Beritamilan.com.