Tag: Christophe Galtier

  • Meski Senang, Christophe Galtier Akui Bukan Pilihan Utama AC Milan

    Meski Senang, Christophe Galtier Akui Bukan Pilihan Utama AC Milan

    Berita AC Milan – Milan terus bergerak dalam mencari pengganti manajer yang baru setelah beberapa waktu lalu memutuskan untuk mengakhiri kontrak Stefano Pioli. Salah satu nama yang mencuat adalah Christophe Galtier, pelatih asal Prancis yang tengah menjadi sorotan.

    Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Galtier memberikan tanggapannya soal keterkaitan antara dirinya dan AC Milan. Meskipun disebut-sebut sebagai salah satu opsi yang potensial, Galtier menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kontak resmi antara dirinya dan klub Italia tersebut.

    Pencalonan Galtier sebagai pelatih Milan sempat menjadi sorotan beberapa waktu lalu. Namun, dalam beberapa hari terakhir, minat tersebut tampaknya memudar. AC Milan kini lebih fokus pada profil lain, terutama Sergio Conceicao yang saat ini menjadi kandidat utama. Pria berusia 57 tahun itu kini berada di posisi terdepan dan kemungkinan besar akan menjadi pilihan Milan.

    Dalam percakapan dengan L’Equipe, seperti yang dilaporkan oleh Gazzetta dello Sport, Galtier memberikan klarifikasi terkait spekulasi tersebut. Meskipun mengakui kehormatan menjadi perhatian klub sebesar Milan, Galtier menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi antara dirinya dan klub.

    “Saya merasa dihargai, meskipun belum ada pembicaraan langsung dengan pihak klub. Namun, saya memahami bahwa Milan telah memilih Lopetegui sebagai opsi mereka,” ujar Galtier.

    Sementara itu, Sergio Conceicao tampaknya menjadi kandidat yang paling serius saat ini. Dalam beberapa hari mendatang, dia dijadwalkan untuk bertemu dengan pihak Porto untuk membahas masa depannya. AC Milan dengan cermat mengawasi perkembangan ini dan kemungkinan akan mengambil langkah serius setelah keputusan Conceicao terkonfirmasi.

  • Selamat Tinggal Pioli, Inilah 4 Kandidat Penggantinya di AC Milan

    Selamat Tinggal Pioli, Inilah 4 Kandidat Penggantinya di AC Milan

    Berita AC Milan – Masa kerja Stefano Pioli di AC Milan nampaknya akan segera berakhir, dan kini para pimpinan klub mulai mempertimbangkan siapa yang akan menggantikannya.

    Menurut laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport, kecuali ada kejutan tak terduga, Pioli akan meninggalkan Rossoneri di akhir musim. Bahkan jika dia memenangkan derby, sepertinya keputusan telah diambil.

    Kekalahan di Olimpico di Roma telah menimbulkan evaluasi awal di klub: pada pertengahan April, Milan tampak kehilangan ambisi untuk meraih trofi, yang bertentangan dengan keinginan pemilik klub.

    Dengan Liga Italia bukan lagi target utama, dan kepastian Scudetto untuk Inter semakin nyata, kegembiraan lolos ke Liga Champions mulai reda. Perjalanan di Coppa Italia berakhir di perempat final, tersingkir dari Liga Champions di babak grup, dan baru-baru ini tersingkir dari Liga Europa di babak sistem gugur.

    Keadaan ini dianggap tidak dapat diterima oleh klub dan oleh pemiliknya, Gerry Cardinale. Oleh karena itu, perubahan arah menjadi semakin mendesak, dan tahap pencarian pelatih baru telah dimulai.

    Milan sedang mencari pelatih internasional dengan gaya permainan yang khas, pandai bekerja dengan pemain muda, sesuai dengan proyek ambisius klub namun tetap memperhatikan keberlanjutan, dengan fokus pada pemain berusia 20 tahun untuk berkembang.

    Manajemen klub telah bergerak untuk mendapatkan informasi mengenai dua kandidat utama: Julen Lopetegui, yang saat ini menganggur setelah pengalamannya di Wolverhampton, dan Paulo Fonseca, mantan pelatih Roma yang sekarang di Lille.

    Namun, ada juga pembicaraan tentang Christophe Galtier, yang kini berada di Al-Duhail (Qatar) setelah pengalamannya di PSG, dan Marcelo Gallardo, legenda River Plate yang kini berada di Al-Ittihad (Arab Saudi), sebagai kandidat potensial.

    Keputusan akhir akan ditentukan oleh Zlatan Ibrahimovic, yang mendapat kepercayaan penuh dari Cardinale. Apakah dia akan menyetujui Lopetegui atau Fonseca? Ini masih menjadi pertanyaan besar, mengingat kompleksitas dalam memilih pelatih yang cocok dengan filosofi klub.

    Sementara itu, nama besar seperti Antonio Conte bukanlah pilihan saat ini, mengingat perbedaan orientasi klub. Fokus saat ini adalah pada profil yang berbeda, mengingat pengalaman masa lalu Conte yang mengarah pada perselisihan di klub sebelumnya.

    Yang pasti, era Pioli di AC Milan akan segera berakhir, dan kini para pemimpin klub harus memastikan mereka memilih pelatih yang tepat untuk menggantikan sosok yang akan meninggalkan jejaknya dalam buku sejarah klub.

  • Incar 2 Pemain dan Pelatih, Milan Siap Rampok Lille

    Incar 2 Pemain dan Pelatih, Milan Siap Rampok Lille

    Berita AC Milan – Apapun hasil yang akan didapatkan AC Milan vs Juventus dinihari nanti, peluang klub untuk lolos ke Liga Champions musim depan secara matematis masih cukup terbuka lebar.

    Saat ini tim sedang fokus untuk bisa meraih target tersebut. Kendati demikian, manajemen I Rossonerri juga sudah mulai ancang-ancang guna mempersiapkan diri untuk musim depan.

    Melansir laporan dari Calciomercato, AC Milan sudah sangat dekat untuk mendatangkan kiper Lille, Mike Maignan. Kiper berusia 25 tahun itu besar kemungkinan akan menjadi penerus Donnarumma jika ia memutuskan untuk pergi akhir musim nanti.

    Selain Maignan, Il Diavollo Rosso juga mengincar pemain sayap Lille, Jonathan Ikone. Pemain bernomor punggung 10 itu dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mengisi pos sayap kanan Milan yang tampil kurang greget sepanjang musim ini.

    Tak cukup sampai disitu, media yang sama juga mengklaim bahwa AC Milan mungkin akan menunjuk pelatih Lille, Christophe Galtier, sebagai pelatih mereka musim depan.

    Kondisi seperti itu akan terjadi andai Stefano Pioli gagal membawa Zlatan Ibrahimovic cs lolos ke Liga Champions musim depan.

    Dibawah komando Christophe Galtier, Lille saat ini berhasil menguasai puncak klasemen Ligue 1 Prancis dengan unggul 4 poin dari tim bertabur bintang, PSG.

    Hubungan AC Milan dan Lille sendiri berjalan sangat mesra karena kedua tim ini sejatinya sama-sama dimiliki oleh Elliott Management.